Cover

Bijak Menggunakan Listrik

Bijak Menggunakan Listrik, Siswa SMAN 17 Bone Bangun Budaya Hemat Energi

Bone – Energi listrik merupakan bagian penting dalam menunjang kegiatan belajar mengajar di sekolah. Namun, penggunaannya yang berlebihan dapat menyebabkan pemborosan energi dan meningkatkan dampak lingkungan. Oleh karena itu, membiasakan perilaku hemat energi menjadi salah satu langkah nyata dalam membangun budaya peduli lingkungan di SMAN 17 Bone.

Upaya penghematan energi dapat dimulai dari tindakan sederhana, seperti mematikan lampu ketika ruangan tidak digunakan, mematikan kipas angin atau pendingin ruangan setelah kegiatan selesai, serta memastikan perangkat elektronik tidak dibiarkan menyala tanpa keperluan. Kebiasaan ini diharapkan menjadi bagian dari keseharian siswa dan seluruh warga sekolah.

Melalui pembiasaan bijak menggunakan listrik, siswa diajak memahami bahwa energi bukanlah sumber daya yang dapat digunakan tanpa batas. Setiap tindakan kecil dalam menghemat listrik merupakan bentuk tanggung jawab terhadap pemanfaatan sumber daya alam sekaligus kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Selain membantu mengurangi pemborosan energi, perilaku hemat listrik juga dapat mendukung efisiensi penggunaan energi di lingkungan sekolah. Penggunaan listrik seperlunya menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk menekan konsumsi energi dan mengurangi emisi yang berkaitan dengan produksi listrik dari bahan bakar fosil.

Penerapan kebiasaan ini membutuhkan keterlibatan seluruh warga sekolah. Siswa dapat berperan dengan memastikan lampu dan peralatan listrik digunakan sesuai kebutuhan, sedangkan guru dan tenaga kependidikan dapat memberikan teladan serta mengingatkan pentingnya mematikan perangkat listrik setelah digunakan.

Lebih dari sekadar mengurangi pemakaian listrik, pembiasaan hemat energi merupakan bagian dari pendidikan karakter yang menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap masa depan. Melalui tindakan nyata di lingkungan sekolah, siswa belajar bahwa menjaga lingkungan tidak selalu harus dimulai dari kegiatan besar, tetapi dapat dilakukan melalui keputusan sederhana yang diambil setiap hari.

SMAN 17 Bone terus mendorong tumbuhnya kesadaran warga sekolah untuk menerapkan perilaku ramah lingkungan, termasuk dalam penggunaan energi listrik. Harapannya, kebiasaan hemat energi tidak hanya diterapkan di sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup siswa di rumah dan di masyarakat.

Hemat energi dimulai dari diri sendiri. Mematikan lampu saat tidak diperlukan mungkin terlihat sederhana, tetapi jika dilakukan bersama-sama dan secara konsisten, kebiasaan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi lingkungan.

*PANDIG SMANTUB